Tuesday, July 14, 2020

Perkembangan dan mengahadip wabah corona
Pada Bulan Maret 2020 awal, Indonesia memulai perperangan untuk menghadapi pandemi Virus Corona (Virus Covid 19) yang mulai masuk di Indonesia. Tentunya dengan masuknya pertama kali Virus Corona (Virus Covid 19) di Indonesia akan memberikan dampak secara tidak langsung untuk negara Indonesia yang paling terasa adalah dampak dari Perekonomian dari negera Indonesia.
Sebagai informasi, Virus Corona (Virus Covid 19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus yang paling baru ditemukan. Virus dan penyakit baru ini tidak diketahui sebelum wabah dimulai di Wuhan, Cina, pada bulan Desember 2019 dan masih berlangsung hingga saat ini. Bahkan pada bulan maret WHO mengumumankan bahwa Virus Corona (Virus Covid 19) ini merupakan pandemi global yang harus diselesaikan bersama-sama karena sudah meluas disetiap negara.
Survey yang dilakukan oleh Facebook menunjukkan dengan masuknya Virus Corona (Virus Covid 19) di Indonesia, hampir 80% responden dari negara Indonesia takut tertular penyakit Virus Corona (Virus Covid 19), tentunya hal ini didasari oleh karena belum adanya vaksin untuk mengatasi Virus Corona (Virus Covid 19) ini di seluruh Dunia.Masyarakat Indonesia sedang menggunakan opsi alternatif, kayak seperti belanja online atau pengiriman rumah, sudah mulai banyak orang di Indonesia yang Menghabiskan lebih banyak untuk pembelian online dalam 2 minggu terakhir, bahkan karena sudah banyak perusahaan yang memberlakukan Work From Home atau WFH, banyak masyarakat yang memanfaatkan jasa Order makanan seperti GRAB FOOD dan GOFOOD sebagai jasa Pengiriman makanan yang di pesan lebih sering oleh masyarakat Indonesia dalam 2 minggu terakhir.


Zona-zona di Indonesia

 Zona hijau, artinya sebuah wilayah atau daerah sudah tidak ada kasus atau infeksi  virus corona. Aktivitas seperti biasa juga sudah bisa berjalan dengan normal.
Namun, pada wilayah zona hijau tetap perlu ada kesadaran masyarakat untuk meningkatkan jarak sosial, cuci tangan, hingga pemakaian masker.

Zona kuning, artinya ada beberapa kasus Covid-19 dengan beberapa penularan lokal.
Di zona ini bisa dilakukan PSBB secara parsial.
Selain itu, zona kuning akan menerapkan protokol kesehatan yang sama dengan Zona Hijau yaitu dengan mengidentifikasi kontak dari kasus yang dikonfirmasi (pelacakan kontak), dan melakukan pengujian, pemantauan maupun isolasi mandiri.
Tak lupa juga melakukan jarak sosial, mencuci tangan, dan etika bersin.

Zona Merahartinya masih ada kasus Covid-19 pada satu atau lebih klaster dengan peningkatan kasus yang tinggi.
Dalam kasus zona merah, diperlukan protokol kesehatan yang serius, seperti menutup sekolah, tempat ibadah, dan bisnis.
Selain itu, membatasi perjalanan hanya untuk tujuan penting.
Memberlakukan lockdown (karantina) bagi komunitas yang telah terinfeksi virus corona dan menjaga orang-orang tetap berada di rumah mereka serta mengirimkan kebutuhan mereka tanpa kontak fisik.
Enggak hanya itu, perlu menyediakan fasilitas terpisah untuk kasus infeksi dari layanan kesehatan lainnya. 

Zona hitam, artinya kasus Covid-19 pada suatu daerah sudah sangat parah.
Dikutip Kompas.com, Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menjelaskan, kondisi hitam bisa memiliki arti darurat.

"Sudah lebih dari zona bahaya yakni merah. Artinya penambahan kasusnya sudah tinggi, lebih dari 2.000-an biasanya," kata Pak Dicky 
Sebenarnya, kata Pak Dicky, warna yang tampak seperti hitam tersebut aslinya adalah berwarna merah.
"Sebetulnya yang aslinya itu bukan warna hitam, aslinya warna merah. Jadi ketika angka kasus baru di atas 2.000-an, maka daerah itu akan berwarna merah. Jadi tampak seperti hitam," ucap dia.


Dampak Corona di Indonesia
Ekonomi : 
Secara dampak diperekonomian Indonesia sendiri, salah satu faktor dari Virus Corona menyebabkan kurs dollar terhadap rupiah meninggi hingga mencapat 16.000 / $US. Bahkan laporan dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan terjadi penurunan dalam beberapa minggu terkahir. Indeks Harga Saham Gabungan merupakan salah satu indeks pasar saham yang digunakan oleh Bursa Efek Indonesia.
Warga-warga biasa : Tidak bisa pergi keluar disebabkan takut kena infeksi Corona dan di karenakan pemerintah sudah memberi peringatan kepada masyarakat untuk tinggal di rumah sampai pemerintah menemukan solusi terhadap pandemic ini

Kerja : Dikarenakan oleh pandemic Covid-19 banyak warga menganggur dikarenakan tempat mereka kerja dimana mereka harus menemu pelanggan dan lain sebagainya di dilarangkan untuk menghindari penyebaran covid-19 dan bagi yang berutung, masih bisa bekerja di rumah atau "Work from home" (WFH)


Solusi
Solusi saya terhadap masalah yang kita semua mengahadapi itu untuk mengikuti apa yang pemerintah menyuruhkan terhadap kita dan menghindari tempat dimana orang berkumpul secara banyak kalau bisa mengunakan aplikasi online untuk melakukan belanjanya seperti GOJEK, Shopee, dll dan selalu mengunakan masker untuk kemungkinan teinfeksi Corona turun, selalu mencuci tangan, jangan pergi keluar rumah tanpa attribut seperti masker atau sesuatu yg bisa menutupi bagian muka, dan pergi keluar jika tidak untuk keperluan, seperti pergi untuk berkumpul dengan teman, dll.






Sumber : 
https://blog.modalku.co.id/tips/menghadapi-wabah-corona-hentikan-panic-buying-dan-stockpiling/
https://kids.grid.id/read/472179856/apa-itu-zona-hijau-zona-merah-hingga-zona-hitam-terkait-virus-corona?page=all